Kamis, 26 Februari 2009

EKONOMI POLITIK


  1. Market-frendly-à Liberal model
  2. East Asia Miracleà Japanese MITI (Ministry of International Trade & Industry).
  3. State Interventionà Protection of infant Industry.
  4. Weak & subordinated Civil Societyà Social Capital.
  5. Close Instituanilizet Links between the Elite Bureaucracy and Private Business for Consultation and Cooperationà Democratic development State.
  6. Work Bank Financial Crisis.

Penjelasan

Market friendlyà Liberal model, dalam model liberal peranan negara seharusnya sangat terbatas. Banyak bentuk intervensi pemerintah dalam ekonomi sengaja maupun tidak sengaja, telah membatasi pasar. Pasar yang baik adalah pasar yang bersahabat dan terbuka secara liberal bagi masyarakat internasional untuk pengembangan pasar secara global.

East Asia Miracleà Japanese MITI, keajaiban-keajaiban yang lahir dan muncul di asia timur sangatlah ditentukan oleh kemampuan industri dan perdagangan internasional yang diatur dalam kebijakan-kebijakan pemerintah dalam hal ini mentri industri dan perdagangan internasional Jepang. Hal ini merupakan suatu kekuatan bagi kemajuan industri dan perdagangan di kawasan asia timur seperti Jepang, Korea, Thailand yang muncul sebagai negara industri maju.

State Interventionà Protection of infant Industry, peranan atau intervensi Negara sebenarnya sangat dibutuhkan dalam batas-batas tertentu untuk memproteksi industri dan untuk melindungi hak milik, dan mencegah persaingan tidak sehat atau munculnya praktek monopoli didalam pasar. Namun yang dimaksud disini adalah kebijakan-kebijakan negara yang bertujuan untuk memproteksi hak-hak industri untuk menghindari sistem persaingan yang tidak sehat dalam pasar dan produksi. Keuntungan dari adanya proteksi dalam bentuk peningkatan pendapatan produksi dan perluasan lapangan kerja sangat mudah dilihat oleh kelompok-kelompok untuk memperjuangkan upaya pengurangan persaingan dengan barang import.

Weak & subordinated Civil Societyà Social Capital, Dalam kondisi ini apabila kita kaitkan dengan persaingan ekonomi yang terdapat dalam kehidupan suatu negara maka masyarakat memiliki suatu kelemahan yang pada akhirnya dapat di eksploitasi atau terjadinya penindasan yang dilakukan oleh kaum pemilik modal dalam kehidupan negara yang bersangkutan. Hal ini terjadi karena adanya Weak & subordinated Civil Society atau kelemahan yang dialami oleh masayarakat sipil untuk tidak dapat bersaing secara ketat dalam dunia perekonomian akibatnya masyarakat yamg dianggap lemah dari sisi modal atau financial akan tetap didominasi oleh mereka-mereka yang dianggap mampu dan mamiliki kekuatan dari sisi financial untuk menguasai dalam bidang ekonomi.

Close Instituanilzed link between the Elite Bureaucracy and Private Business for Consultation and Cooperation à Democratic Developmental State.

Dalam konteks ini terdapat hubungan institusi yang tertutup antara elit birokrasi dengan pengusaha dalam hal konsultasi dan kerja sama, maka sangat diperlukan adanaya Democratic Developmental State dalam kehidupan negara artinya perlu adanya semacam status pengembangan demokrasi yang baik antara elit birokrasi dan pengusaha dalam kehidupan negara sehingga terjalin keterbukaan dalam dunia perekonomian yang terdapat dalam kehidupan negara tersebut.

Financial Crisis à World Bank

Krisis financial dalam kehidupan suatu negara dapat terjadi disebabkan karena adanya fluktuasi naik turunya nilai mata uang dolar terhadap nilai mata uang dari negara yang bersangkuatan misalnya Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang ditandai krisis maka bagimana peran dari Bank Dunia dalam memberikan bantuan kepada negara dengan tujuan utamanya adalah untuk menjamin adanya pemulihan kembali kondisi kehidupan negara dari lingkaran krisis yang dialaminya maka antara Financial Crisis and World Bank memiliki hubungan yang erat dalam kehidupan suatu negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar